Silaturahim

silaturahim“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaiki hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah kepada Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” QS 49:10

Manusia adalah mahluk yang tidak pernah luput dari kesalahan. Setiap saat panca indra kita harus kita jaga agar digunakan dengan sebaik-baiknya. Mata kadang melihat hal-hal yang tidak pantas dilihat. Telinga masih sering mendengar hal-hal yang tidak semestinya. Lisan sering mengatakan sesuatu yang belum tentu benar, bicara gossip dll.

Bukan dosa besar memang. Tapi kalau dikumpulkan dalam sehari saja, mungkin jumlahnya sudah sangat besar. Maka benarlah yang mengatakan “Kita tidak akan mungkin masuk surga, kecuali atas rahmat Allah.” Karena selain dosa yang kita lakukan, juga amal kita terlalu sedikit untuk bisa menandingi nikmat yang diberikan Allah kepada kita.

Lalu bagaimana cara kita mendapatkan rahmat Allah? Kalau kita baca ayat di atas, maka ada 2 hal yang bisa membuat kita mendapat rahmat Allah. Yang pertama, kita bertakwa, takut kepada Allah. Yang kedua, kita menjaga hubungan dengan sesama, dengan kata lain bersilaturahim.

Kalau yang pertama jelas, karena takwa adalah derajat paling tinggi yang kita idam-idamkan. Namun Allah juga menekankan pentingnya silaturahim. Seperti juga di surat Ali Imron ayat 112, disebutkan pentingnya kita menjaga “hablum minallah” dan “hablum minannas”. Jadi menjaga hubungan dengan saudara seiman itu sangat penting buat kita.

Silaturahim adalah berinteraksi dengan orang lain dalam rangka mengundang rahmat Allah. Jadi seandainya kita mengunjungi orang lain yang tujuannya tidak sesuai syariat, maka ini tidak termasuk silaturahim. Dua orang yang bertemu untuk merencanakan korupsi bukanlah silaturahim.

Saat silaturahim kita harus menjaga perasaan orang lain, tenggang rasa dan empati. Kita bisa saling menghormati perbedaan yang ada. Atau bahkan mensinergikan perbedaan-perbedaan itu menjadi kekuatan yang besar.

Jadi jika kita bermasyarakat, berorganisasi atau berkumpul dalam komunitas-komunitas, spirit silaturahim sangat perlu dikedepankan. Menjaga perasan dan beempati kepada yang lain mutlak diperlukan. Beda pendapat tidak menjadikan satu dan yang lain menjauh. Namun menjadi kekuatan agar tujuan yang mulia saat berkumpul bisa terwujudkan. Dan yang paling penting Rahmat Allah akan diberikan kepada mereka yang selalu menjaga silaturahim.

Yuk… Jaga silaturahim!

Posted by at 27 November 2013
Filed in category: Religi,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *