Mutiara-mutiara (1)

mutiara1Salah satu yang patut saya syukuri dalam hidup ini adalah bisa bertemu dan berkenalan dengan orang-orang yang luar biasa. Tidak semua dari mereka adalah seorang tokoh terkenal, selebriti, motivator atau konlomerat kelas atas. Kebanyakan dari mereka masih muda, bahkan beberapa boleh dibilang masih sangat muda. Namun pengalaman dan perjuangannya telah menginspirasi saya dan membuat saya kagum. Jika mereka terus memoles diri mereka, niscaya gemerlap mereka akan semakin terlihat. Semoga mereka bisa melakukannya.

Mereka adalah sahabat-sahabat saya. Saya mencoba menuliskan pengalaman dan kehebatan mereka dalam beberapa tulisan di blog ini. Walau saya yakin masih banyak kehebatan mereka yang belum saya ketahui. Mereka saya sebut sebagai “Mutiara” yang berserakan disekitar saya.

Pertama yang akan saya ceritakan adalah sepasang suami istri yang masih sangat muda. Mereka tinggal jauh dari pusat keramaian. Angkutan umumpun tidak lewat dekat rumah mereka. Saat saya berkunjung ke rumah mereka, saya dijemput di jalan raya. Karena jalan menuju rumahnya agak sulit dijelaskan dengan kata-kata. Namun keterbatasan itu bukan halangan. Mereka membuktikan dengan kesuksesannya menjadi distributor sebuah produk kosmetik. Omsetnya sebulan saat itu mencapai ratusan juta rupiah. Namun karena beberapa alasan, salah satunya karena produknya ternyata mengandung merkuri, mereka menutup bisnisnya akhir 2012. Omsetnya menjadi nol!

Setelah itu mereka tidak tinggal diam dan meratapi nasibnya. Justru mereka bangkit mencari solusi untuk menjadi lebih sukses. Mereka mencoba menata kembali bisnisnya, belajar dari pengalaman sebelumnya. Awal tahun 2013 mereka meluncurkan produk mereka sendiri. Mereka menjadi produsen sebuah merek kosmetik yang tidak mengandung merkuri. Mereka belajar dan menimba ilmu bersama. Semua kesulitanpun mereka hadapi bersama.

Dengan kemampuannya memasarkan produk melalui internet terutama via facebook, produk mereka cepat dikenal banyak orang. Kini mereka telah mempunyai puluhan agen yang tersebar di beberpa kota. Kendala, terutama dalam hal produksi, selalu ada tidak semulus bayangan orang. Namun dengan keuletan dan kegigihan serta strategi marketing yang mengedepankan edukasi konsumen membuat produk mereka bisa diterima masyarakat.

Saya beruntung mengenal mereka saat acara KMIB, Kelompok Mentoring Inspirasi Bisnis, di TDA Bogor Raya. Semangat dan perjuangan mereka telah menginspirasi saya dan teman-teman yang lain. Buah perjuangan mereka kini mulai memperlihatkan hasilnya. Omset mereka merangkak naik dengan cepat mendekati omset sebelumnya. Yang dulu hanya distributor sekarang mereka sudah menjadi produsen.

Dan yang luar biasa, minggu lalu buah kerja keras mereka diakui oleh sebuah tabloid. Mereka mendapat award dari Tabloid Bisnis Opportunity Indonesia. Pasangan suami istri itu adalah Kang Bayu dan Teh Aya pemilik Zalfa Cosmetics. Insya Allah ini hanya sebuah langkah awal dari kesuksesan besar yang akan mereka dapatkan di kemudian hari. Sebuah langkah yang banyak meninspirasi orang-orang di sekitarnya.

Posted by at 16 December 2013
Filed in category: Motivasi, TDA,

2 Responses to Mutiara-mutiara (1)

  1. smoga saya bisa mengikuti jejak mereka. aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *