Pejuang Tangan Di Atas

pejuangAda yang bilang pengusaha sukses egois? Hanya memikirkan keuntungan pribadi saja… Tidak benar! Justru banyak dari mereka yang sukses karena kerendahan hati dan kepedulian mereka kepada orang lain. Itulah kesimpulan setelah mendengarkan sharing Kang Elang Gumilang pemilik Elang Group dan pak Teguh owner Sop Buah Pak Ewok. Perjuangan mereka dan pengalaman mereka membangun bisnis sungguh memberi inspirasi kepada teman-teman yang hadir pada launching TDA Bogor Raya Center, tepat pada hari Pahlawan tgl 10 November kemarin. Cerita mereka sudah banyak ditulis di media massa dan di dunia maya. Mungkin ada beberapa yang sudah membacanya berulang kali. Tapi tetap saja selalu menjadi cerita menarik untuk didengar. 

Tanpa mengurangi hormat kepada mereka berdua, sesungguhnya ada kisah yang lebih menarik perhatian saya pribadi. Kisah bagaimana orang-orang di belakang layar yang berjuang mewujudkan TDA Bogor Raya Center dan kerepotan mereka menyiapkan acara launchingnya kemarin. Siapakah mereka?

Saya menyebut mereka dengan sebutan PEJUANG…. PAHLAWAN… Ya, mereka adalah pejuang yang bekerja ikhlas tanpa pamrih. Mereka mengorbankan pikiran dan sebagian rizkinya demi terwujudnya TDA Center ini. Sebagian orang mungkin akan mengatakan “Terang saja gampang buat mereka berkorban materi, mereka kan pengusaha….” Mungkin ada benarnya….. tapi bagaimana kalau merekapun berkorban tenaga juga?

Tidak banyak yang tahu bagaimana dalam 10 hari sebelum launching mereka bekerja keras, mengerahkan pikiran, materi dan tenaga mereka. Ada yang tidur hingga larut malam menyiapkan design, tetek bengek administrasi, makanan dll. Ada  yang harus belanja perlengkapan hingga larut malam. Mereka membersihkan ruangan, menyapu, mengepel lantai, motong rumput, angkat-angkat kursi, naik-naik pasang spanduk dan lampu dll. Semua berkeringat, terutama saat harus memindahkan aquarium besar yang harus diangkat oleh 8 orang! Itu semua dilakukan mereka sendiri, walau sesungguhnya status mereka adalah pengusaha yang omset ratusan juta hingga miliaran rupiah. Semua dilakukan mereka dengan ceria, padahal tidak ada keuntungan materi yang mereka dapatkan.

Bersama menebar rahmat! Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Ya…, itulah spirit TDA yang membuat mereka selalu bekerja bersemangat, berbagi dan memberi manfaat kepada orang lain. Belakangan ini marak demo buruh yang menghujat pengusaha egois. Yang pasti mereka bukan dari golongan itu. Di mata saya mereka adalah sahabat yang luar biasa, pahlawan… pejuang… yang mengisi kemerdekaan dengan kerja yang nyata. Terima kasih Pejuangku… Pahlawanku….

Posted by at 14 November 2013
Filed in category: TDA,

2 Responses to Pejuang Tangan Di Atas

  1. Jasa Logo says:

    Artikelnya mantap gan. Bisa buat rujukan temen2. Salam kenal :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *