Ayo…. Bersyukur!

bersyukur2Pagi tadi sempat mendengar seorang ibu bertanya di acara Mamah Dede di telivisi. “Mah, ada teman yang sedang hamil. Setelah diperiksa USG ternyata diperkirakan anaknya cacat. Dia bimbang apakah boleh digugurkan?” “Tidak boleh…!” jawab Mamah Dede dengan lantang. “Banyak orang yang ingin punya anak tapi belum dikabulkan, dia telah diberi anak seharusnya dia bersyukur! Banyak anak yang sehat tapi setelah besar menyusahkan orang tuanya, mungkin dengan kekurangan anak itu akan menjadi jalan bagi dia untuk lebih dekat kepada Sang Pencipta”

Suara Mamah Dede yang lantang sering saya dengar, tapi entah pagi itu suaranya benar-benar mengena di hati. Sampai sore ini suaranya pun seakan masih terdengar dekat saya. Banyak hal pada diri ini mungkin terasa biasa saja, tapi bagi orang lain mungkin itu sebuah kemewahan, sesuatu yang wah.., sesuatu yang mereka idam-idamkan. 

Dulu saya sering iri dengan orang yang mempunyai kakek. Karena kakek saya sudah meninggal semua saat saya lahir. Punya Kakek, buat beberapa teman hal itu biasa tapi bagi saya itu hal yang luar biasa. Maka saat menikah saya sangat senang tatkala bisa memanggil seseorang dengan panggilan kakek, karena beliau adalah kakek dari istri saya.

Teringat pula kisah yang sempat ramai di dunia maya beberapa waktu lalu. Seorang bayi perempuan tanpa tangan yang sejak lahir, dibuang orang tuanya. Lalu dirawat seorang ibu yang mengelola panti asuhan dengan kasih sayang yang tulus. Akhirnya anak itu tumbuh besar menjadi gadis yang mandiri dan berjiwa besar. Dan beberapa waktu yang lalu dia menikah dengan seorang laki-laki tampan dari keluarga berada, ayahnya seorang mantan Deputi Bank Indonesia. Subhanallah…… Jika orang tua kandung anak itu mendengar mungkin mereka menyesal telah membuangnya dulu.

Tiada yang tahu apa yang akan terjadi esok hari. Yang tampaknya buruk buat kita, bisa jadi sesungguhnya itu baik buat kita. Sebaliknya yang tampak baik buat kita, jangan-jangan membawa keburukan buat kita. 

Jadi kalau omset atau profit dari usaha kita hari ini belum sebaik yang kita harapkan tetaplah besyukur, mungkin ini jalan yang ditunjukkan Allah agar kita tetap bersabar untuk terus berusaha menjadi lebih baik. Jangan kita buang asa yang ada dan kemudian menyesal saat orang lain yang merawat asanya menggapai kesuksesan.

Posted by at 11 November 2013
Filed in category: Motivasi,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *